header image
 

sesebut hasrat

kau tau, kenapa kau selalu ingin bersamaku?

karena kau melihat dirimu dalam aku yang

tak bisa kau letupkan dalam dirimu sendiri.

kau tau, kenapa kau tak bisa mengenyahkanku

seperti yang lain? karena kau melihat gelombang

yang ingin kau serap muntahkan seperti ini.

kau tau kenapa tak bisa memilih diantara

menjagai dan memiliki?

karena diantara mereka kebenaran yang ada didadamu itu

menderu ketelingamu menidurkan segala keinginanmu,

yang lain.

bukan sesebut hasrat karena kau

terletak diantara bayangan dan cahaya.

hampa tiada. tak tersentuh. dan kau….

di segenap udara yang menggerakkan segala yang tak nampak.

dipenjuru mata angin. diantero jagad.

hingga tubuhmu…… menggigil.

koyak dan moksa.

koyak,

dan moksa..

dan kau.. mati. mati!!!

makani madumu itu!

Hisapi hingga ke tulang sumsummu itu!

Enyah kau!!

Pergi mampus ketanah seribu surgamu terdampar sekarat di atas seribu ajian mahadaya atas entah yang kau agung-agungkan meresap di balik tulang belikatmu!!

Igamu yang busuk itu tak akan mampu mencari

satu milikku!!!

Maka kau! yang penuh kesucian dan keniat tulusan bersih murni,buta!!!! Buta dengan seribu nanah berbelatung meloncat dari bola bola matamu tiada henti!! Seumur hidupmu!!!

Setubuhi mayat itu dengan seluruh nafsumu

Membara! Membiak pinakkan segala kesucian dalam perutnya yang gemulai menarikan ratusan nada dari seruling racun yang kau hembuskan dengan nafas busukmu.

Pejamkan matamu!!! Bayangkan aku yang ada disitu! Maka kau menderita!!! Menderita dikangkangi sebuah cinta beraroma wangi ratus yang akan menunjukkan jalanmu ke surga! Jikapun surga itu ada. Bahagia. tentram. Tenang. damai. Sesuai pola. Sesuai rencana. Sesuai yang manusia tuliskan diatas kesoktauan mereka ttg peraturan dari langit dari inti bumi dari 7 penjuru mata angin, 9 surga menunggu dibawah kakimu!

Tertawalah!!! Ludahi! Suatu ketika kau akan telani segala ludah yang telah anyir membusuk kau muncratkan dulu itu!!! Dan kau,mati!!!!

120409.10.02am

surat untuk sang pengecut

bersembunyilah agar kau tak salah.

Bersikeraslah agar kau nampak kuat.

Agungilah hal-hal demi orang lain

dan nanti mereka pun mengagungkanmu saat kau keropos tua dan penyakitan.

Teruskan bicara tentang sejati karena kau tau kau mau melakukan apa untuk dirimu sendiri.

Aku biarkan diriku diperkosa saat kau kira hanya itu yang kumau saat itu.

Kau hanya pura-pura tak tau apa yang sebenarnya kumau karena kau

takut keahuan –pun bukan hatimu yang menginginkan itu.Tepat seperti punyaku.

Kita sama-sama tidak mau namun tetap melakukan itu.

Agar suatu ketika kita tau bahwa kita sudah saling memperkosa dan terperkosa kemudian cukup alasan agar kita saling membenci dan pergi.

Usaha penipuan pada hati sendiri demi sekepal otak yang mengendap berdenyut-denyut dalam tempurung kepala yang tembus pandang dilihat seribu mata berpinak cibir yang ahirnya

hanya peduli pada kepentingan sendiri.

120409.1540pm

kuil

alam.

aksi - reaksi

dihukum.

menyeripit ke terbenamnya matahari.

alam.

aku.

bergeriap. bergerak. bernyanyi. menunduk. tengkurap. berwarna. bercahaya.

adia - Sarah mcLachlan

I’ve been long, a long way from here
Put on a poncho, played for mosquitos,
And drank til I was thirsty again
We went searching through thrift store jungles
Found Geronimo’s rifle, Marilyn’s shampoo
And Benny Goodman’s corset and pen

Well, o.k. I made this up
I promised you I’d never give up

[Chorus]
If it makes you happy
It can’t be that bad
If it makes you happy
Then why the hell are you so sad

You get down, real low down
You listen to Coltrane, derail your own train
Well who hasn’t been there before?
I come round, around the hard way
Bring you comics in bed, scrape the mold off the bread
And serve you french toast again

Well, o.k. I still get stoned
I’m not the kind of girl you’d take home

Chorus

We’ve been far, far away from here
Put on a poncho, played for mosquitos
And everywhere in between
Well, o.k. we get along
So what if right now everything’s wrong?

Chorus

bukan apa-apa

aku bukan apa apa
tidak punya apa apa.
maka aku tak apa apa.


maka seperti kemaren.. aku bernyanyi sambil menghitung puluh2 centi rambutmu.
yang belum 10 tahun lagi pasti udah poteeehhhhh….hyahahahhaaaa…….
lvu.

saat ini

kalau aku anjing,

aku sudah meraung!!!!!!!!!!! meraung!! sampai..

pura-pura

ergghhh…… kenapa tidak boleh serakah.

kenapa tidak boleh pura-pura ada.

kenapa tidak boleh ..

ahya. jadi kau pikir aku setegar itu? tidak.. aku.. tidak punya apa-apa. aku bukan siapa-siapa… aku bukan apa-apa..

kau sudah.. lihat.

bahkan jalan untuk tidak sakit pun. kau ambil.

ah mungkin kau melihat jalan lain yang bisa lebih sakit daripada ini.

baiklah….

cu there.

aku hanya ingin mencatatkan kemana jalan ini akan berbelok lagi….

seperti dia yang hanya tak menyana bakal ‘kasie’ lalu ‘kabid’ di kota lain, lalu ‘kapsta’ disini lagi.. -lagi?- entah untuk apa dengan kemauannya yg begitu besar. yang katanya tulus ingin bersamaku. entah. yang mana yang tulus yang mana yang palsu. bahkan telah kebas…..

-lagi- dan aku masih yakin kau disini terus…

bersamaku.

kemanapun.

kamu.

mundur

iya,iya. coba tolong aku dipeluk?

aku tau kok kenapa kau mengalahkan aku dalam hal, hal,

dan hal.

karena dalam keadaan kalahpun, aku kuat.

apalagi menang? bahaya. bisa besar kepalaku. lvu. weeekkk kuat kok dipamer2?

kakakaa… gak malu! kau dek,

kalimat itu. hampir. luruh

ada sesuatu yang melesak kekeningku tiap aku ingin bilang kalimat itu.
dan kuulangi lagi.
dalam hati.
lagi.
kulupakan kusampaikan padamu agar pembatas itu tak maju menohok dadaku.
agar pelepas keterbatasan yang kau lihat bermuka beda itu tak berngiang di mataku.

lalu kusampaikan pada dunia.
dunia yang memjarakanku dengan kegilaannya.
entah siapa meracuni siapa.
siapa gila siapa waras.
maka kubiarkan siapa saja mengaggapku bagian dari itu.
yang tau sesungguhnya siapa aku hanya KAU, aku dan kau.

lakukan saja semua asal kau yakin untuk
bisa bahagia apapun keadaannya.

tidak perlu pakai putih putih jika kau ingin nampak putih.
tidak perlu ingin nampak bila kau sudah nampak.

pemotret