header image
 

Shubuh sayang……

04.27

Adzan Shubuh sayang…

Hhh… sayang…

Aku tidak bisa menyentuhmu…

Biar lah… Shubuh Jokja…

Bangun sayang…

Apa kamu merasakan aku di ujung bulu matamu sayang…?

Ya ampun sayang… bangun. Bangun. Bangun.

Seandainya ini bukan Shubuh sayang…

Tidak tertidur merasai dipeluk kamu

seumur hiduppun aku mampu sayang…

enggak percaya…? coba aja… iya. Iyaaa… Coba aja.

Tapi ini Shubuh sayaaaaang…

Bangun…

Wah. Emang susah kalo bandel udah bawaan bayi

Bukan… bukan aku gak mau dipeluk…

Tapi ini Shubuh sayyy..yaaaangg..

U’uh..bandel.

What the hell m  I doing now…

So much in love… ?

Absolutely. Yes.

‘AK’ 04.44 14 Jun

~ by adekkeliat on June 13, 2005.

One Response to “Shubuh sayang……”

  1. Subuh hari itu, biarkan berlalu …

    Pada suatu subuh di suatu harimu
    begitu dingin, senyap dan hampa.
    Begitukah?
    Tuhan tahu engkau mencitai dia.
    Engkau tak perlu berteriak, tak perlu juga menangis.
    Yang Tuhan perlukan hanyalah
    keteguhan hatimu untuk mencintai dia.

    Bukan hanya saat subuh ia menderamu,
    karena dia begitu menetap di hatimu,
    merambah diam ke setiap relung hatimu,
    membuat hatimu berdegup, riuh
    bagai tetabuhan bedug subuh.
    Begitulah cinta …
    karena mencintai adalah mengagumi dengan hati.

    Dia pasti begitu indah …
    Karena telah menggugah nuranimu
    Bagai wewangian bunga di taman
    yang tanpa restumu harus dihirup, lalu
    kau pun harus menghirupnya,
    Kemudian menusuk, dan menghujam di kedalaman bathinmu.
    Manis… namun kadang-kadang begitu getir,
    seperti dingin dan sepinya subuh

    Dia akan menjadi lebih indah
    Karena telah menyita segenap sukacitamu, jiwa dan ragamu
    Bagai suara burung di belantara
    Yang bersiul bebas, tanpa harus diminta untuk bersenandung.
    Menakjubkan … namu kadang-kadang memilukan

    Ah … begitu sepinyakah Dikau, Dik?
    Hingga matamu tak mampu terpejam
    Hingga nafasmu terus bergetar
    Hingga waktumu dibiarkan berlalu begitu saja
    Hingga semua orang bagai iblis dan malaikat
    yang tidak kau undang?

    Jangan biarkan hatimu lara
    Bunga harus mekar untuk keindahan alam
    Itulah dirimu, kaulah bunga itu
    banyak yang menanti mekarnya cintamu.
    Jangan abaikan mereka.

    Salam manis untukmu!
    Tidurlah sayang, pejamkan matamu untukku.
    Subuh hari itu, biarkan berlalu
    Karena besok subuh pasti akan menantimu kembali.

    Ng-Gelik

Leave a Reply