header image
 

menunggu???

apa lagi yang harus aku tunggu. kalo semuanya sudah jelas. sudah terputuskan. tinggal menunggu takdir saja. dan maap kalo aku bilang takdir kamu sudah jelas juga. dengan pilihan yang kamu buat. tidak kamu katakan.tapi jelas. cukup untuk aku. maap aku jadi marah. ya. aku marah. aku sakit sekali.dan di waktu aku berusaha mempositifkan rasa sakit itu. membiarkan sakit ini kemudian berbuah yang baik baik.tapi kenapa aku malah dicaci. aku ingin semua baik. semua harus dimulai dengan seperti ini. diam. jangan caci diamku. karena aku pun menerima dengan sangat terbuka hati dan pikir dengan ke-tidak diam-an kamu. aku sangat mengerti kenapa kamu begitu.karena kamu memang begitu. aku sudah sangat menerima kamu. jangan caci diamku.memang sakit. tapi biar saja. waktu berjalan. bukan menyayat. kamu harus percaya. Tuhan tidak akan kemana. kita lihat saja kemana Dia membawa aku. dan apa yang Dia buat untuk kamu dan mereka. kamu akan baik baik saja. aku tau kamu akan baik.

setiap inci gerakmu yang sudah aku lihat.setiap apa yang kamu lakukan hari hari kemarin.aku amati.aku pikir.aku rasa. aku harusputuskan ini. aku harus begini.karena aku yakin kamu akan sangat baik.aku sangat menghargai kamu dan mereka. kalau ternyata aku salah dan kamu tidak baik baik saja. aku juga nanti akan lihat.rasa.pikir.dan putuskan.rasanya untuk sekarang aku harus bisa diam saja. karena yang aku lihat.yang aku terima. kamu memang baik.masih sangat mampu.aku tidak pantas memberi pertolongan apa apa. kamu masih bisa. sejauh apa ke tidak mampuanmu atas apa yang aku lakukan ini pun aku akan tau. nanti.

~ by adekkeliat on September 13, 2005.

2 Responses to “menunggu???”

  1. Dik …
    Biarkan rasa sakit itu berlalu …
    Nikmati saja dan jadikan itu masa lalu.
    Sebab:
    Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
    Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
    Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan;
    Kita tak mampu mengulangi kegembiraan yang dirasakan kemarin.
    Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja.
    Yang bisa kita lakukan terhadap hari kemarin adalah:
    mengenangnya agar menjadi pijakan untuk melangkah hari ini dan esok!

    Menunggu memang menggelisahkan, membosankan dan melelahkan
    Boleh saja menunggu, namun sesuatu harus dilakukan sepanjang itu agar kegelisahaan tidak mendera hatimu, dan kelelahan tidak menyiksa bathinmu.

    Satu hal yang tidak bisa paksakan atas pilihan, adalah pilihan itu sendiri. Kita hanya mampu agar pilihan itu mendekati pilihan kita sehingga sampai pada arah pilihan yang sama.
    Namun dalam memilih, betapa indah kalau pilihan itu dihargai, sebab darinya kita akan lebih terbuka akan bentuk pilihan kita.

    Dik …
    Jangan biarkan damai hatimu tersiksa karena menunggu, sebab menunggu ataupun tidak juga adalah pilahan.

    Ng-Gelik

  2. Menunggu tak selalu berarti terpuruk..
    Menunggu tak selalu berarti tak berarti..
    Menunggu tak selalu berarti kalah..
    Menunggu adalah saat utk kita melihat, berpikir, merasa dan tela’ah…
    Hingga kita dapatkan jawaban logika diatas perasaan..

Leave a Reply