sudah dipilih
ada yang sudah memilih. lalu yang satunya lagi melihat dengan jelas. mengangguk angguk mengerti. lalu menyadari ada yang menusuk. ada yang merasa sudah memilih yang lain dari yang sebenarnya dia pilih. beberapa pikiran dari beberapa orang menjadi adonan kue bantat yang hanya enak dimakan bagi sebagian komunitas. tetap disajikan. hangat. dan mengenyangkan setidaknya memenuhi sebagian kriteria. kenyang.
ada yang meneriak-neriak pilihannya. tapi tangan tidak kelihat di balik tirai. menusuk ke arah pilihan lain atau dengan alasan bola mata ditutup musuh dan lalu meraba-raba mengira ira tangan yang satunya geragap-gerugup mencari pegangan. yang diluar tirai terbahak-bahak. yang di seberang pulau terkaing-kaing.
musuhkah namanya kalau mengajaknya berjalan bersama ke balik tirai dengan mesra? teman terbaikkah namanya kalau dibiarkan terkaing-kaing di pulau seberang? serentetan peluru di terjangkan memberi tanda pejuangan di balik tirai? sedangkan layar pun tidak pernah terkembang untuk ikut mengaing di pulau. bahkan ada pun tidak teman tidak pernah tahu. temankah itu? the man in the iron mask. semalam leonardo datang kemimpiku.
pilihan sudah jelas. dengan tujuhribu tusukan dan suara sendawa memuncratkan darah darah.
14:49 ‘AK’

Leave a Reply