Bulan cuil di peluk sybil…
BULAN CUIL
ada apa dengan malam yang baru saja lewat ini …?
Kenapa mampu membuat pupil matanya beku di 1 titik tapi tidak kenal apa yang dilihat.
Dia tidak mampu meninggalkan malam yang 1 ini.
Atau mungkin dia jatuh cinta? Tertekuk pada satu kata yang pernah dia tunggingi.
Dia ingin malam ini menjadi selamanya.
Andai sejak 9 tahun lalu… maka tidak ada kenal sepi.
Dia mencintainya dan malam-malam hari-hari aneh mereka itu.
Mereka mencintai cinta mereka.
Jika Tuhan menggandeng mereka…
lalu taman-taman yang berserakan dengan bulan cuil warna tembaga itu…
menyatu… (?)
Heaven.
Jika Tuhan…… Jika.
*******************************************Jkt -18 April 06- 00:27*****************************************
SYBIL & GIFARI
Sybil & Gifari…
Aku letakkan ke telapak itu.
Malam itu…
Harus. Dan sudah.
Hatiku naluriku pikirku.
Tidak pernah seliar itu.
Lalu sejurus pintu dibuka
Nya.
Maka… sekarang…
Sebuah rumah baru untuk mereka.
Sybil & Gifari…
Tuhan beri tunjuk.
Jikapun nanti akan salah…
Ngilu di hati yang ini tidak akan salah…
Jika Tuhan menyatukan yang berserak… jika…
************************************************************************Jkt -18 April 06- 06:40*******************
ITCHY
Ichi…
Ichi itu gatal.
Tapi tidak bikin gatal.
Dia datang dengan pendaman letup lahar.
terpancar dari bola bola mata hitam
dengan lipitan aneh di kelopak tipisnya…
Maka aku adalah terjunan air yang memata kucurkan tanpa tau kemana harus pergi…
agar semuanya tidak membeku batu…
semua…!
Lalu ichi itu datang…
Baranya menyejuk… biru…
Di dalam aku yang leleh
Menghangat… biru…
********************************************************Citarik -18 April 06- 09:27*******************************

Leave a Reply