Kertas Kontrak Bola Mata… Kun Fayakun!!
1# KERTAS KONTRAK DALAM DUA BOLA MATA
tidak… tidak ada pilihan.
Untuk kamu, & kamu, & kamu…? iya.
Dalam liang telingaku yang ada… ultimatum.
(hhmm..) banyak segiempat aneh
dengan lelampuan merah di ujung sudut-sudutnya.
Beberapa jendela benderang.
Yang lainnya hitam.
Lalu kulihat kubah…
Tepat jarum jam 12 menuju belahan dadaku.
Tuhan…!
Tuhan…
aku menantiMu memutuskan sesuatu untuk aku.
Mungkin aku hancurkan saja 5 segiempat aneh lain lagi yang seperti kembar itu?!
Supaya Kamu mendengar…
Aku mencarimu…
Aku mencarimu…!
Dimana…? Dimana…??
Tuhan… Dia tidak nampak…
Tuhan…
beri aku penjelasan.
**********************************************Jkt -11 april 06- 20:58************************
2# KKDDBM "K..F.Y..K..!"
Barisan kepala diringkuk…
Ada yang menyelip di bawah besi.
seperti kerangkeng pasung manusia yang aku lihat di dufan. Dulu.
Ada yang terkatung-katung di atasnya.
Diangkat nanti pasti akan ada tukang urut urat yang kebagian rejeki.
Tiba-tiba menungul dua kaos kaki biru geletak di jendela…
Astaga…!? Tertancap pada sepasang kaki.
Manusia.
Pemandangan yang menakjubkan…
kepala, kepala, kepala-kaki, kepala, kepala, sikut, kepala, sikut…
hitam, abuabu, hitam-biru, abu-abu, merah, coklat, hitam, coklat…
Weks…
seperti tumpukan sandwich, dengan roti biru aroma spritus,
dalam lemari pendingin yang berjalan…
Lebih baik pindah kesini. Baunya tidak sedap.
Setidaknya tidak merasa dihadapkan pada kertas kontrak
atas nama dua bola mata yang dikenal puluhan tahun sudah.
Surat cinta ini ingin diserahkan sendiri supaya tau apa kata mata.
Akh…… itu basi. Lewati saja…
(Ini?) menemu dua ^kepala dengan bekal yang berbeda,
di waktu yang satu di setting yang aneh.
Seperti berada di pergantian siang dan malam.
Bingung dengan penglihatan sendiri.
Seperti satu menjadi tiga. Kadang ada seperti tidak ada.
Bayanganpun timbul tenggelam basuki.
“emang syape eluu..?!!”, kata yang ^1
sementara yang ^1 nya lagi,
“yahh… lo kan orangnya begini… jadi sebagai… beliau…”
bla..bla..bla..
lalu mereka menciptakan sensasi sendiri-sendiri
dalam
^si kepala antara siang dan malam^.
Kontras.
Lalu…? Apa hubungannya dengan kontrak tadi?
Sepertinya… ^si 2 biji kepala^ akan turut serta berperan (figuran)
dalam ceremonial tandatangan kontrak itu.
Ultimatum sudah di mainkan. Tinggal menunggu sequel lanjutan.
Ada apa ya…? Apa kabar kontrak -tinta- yang satunya itu…?!
Cemas, takut, ingin tau, geli, kesal, sedih, penasaran, masa bodoh… wah!wah…!
Seperti menunggu sesuatu yang pasti akan datang
tapi entah apa dan bagaimana tapi yakin pasti 100% akan ada yang terjadi.
Entah apa.
Seperti peran utama dalam sinetron setengah toket terburai,
tercentil-centil miris, bagian mana lagi nih, yang mau diburaikan…?
Entah…! Yang penting, maju terus!!!
Kun Fayakun!!!
*********************************** Cirebon -18 April 06- 10:57*****************************

Leave a Reply