AKULAH CINTA DIALAH CINTA
Mencintai dia dengan aneh
Apakah aneh itu bawaan dari benda yang berjudul cinta?
Dengan sub-sub judul yang aneh dan aneh aneh??
Tidak menginginkan apapun
Tidak mengharapkan apapun
Tidak mempedulikan apapun
Apakah itu definisi cinta?
Ah! bersenggamalah kau dengan rumput gajah!
Karena cinta tidak kenal keinginan
Cinta bukan mengharapkan sampai berpeluh kesah
Cinta tidak peduli dimana siapa atau bagaimana
Cinta datang bugil sendiri
lengkap dengan semua senjata memabukkan
Di banduli kebaikan nafsu yang tidak butuh senggama demi orgasme
Aku di akui sebagai pelengkap bagi yang pincang
Aku di namai hakim agung bagi yang terayun ayun di neraca
Aku pembawa rasa keTuhanan dan kebaikan
Aku di sebut sebagai dewa dan dewinya cinta bagi pengotopsi cinta-cinta
Aku dianggap pesakitan untuk yang mendefinisikan cinta dengan tidak aneh
Dia aku cintai dengan aneh…
maka cinta itulah sebenarnya
Dia tidak aku harapkan apalagi aku pedulikan
Karena cinta bisa berjalan sendiri
Dia harus memberi cinta
Menggandakan untuk yang membutuhkan
Maka keanehan itu makin menyengat
Maka cinta itu makin melesak
Dalam diam mengurat di kedalaman
Dipermukaannya cuma rumput
Hijaunya menyebarkan harum
menerima laknatan dengki si mawar palsu
tempat cacian si melati jahat
lalu rumput tersungging senyum di ulu
menggemakan ke urat pusat
akulah cinta dialah cinta..
akulah cinta dialah cinta..
tidak akan terpisah karena harap, ingin, nafsu, mesum,
keharusan, hak,
kepantasan, pandangan, gunjingan…
karena semua jadi awang awang waktu dia diinjak
diam
lalu menyempurnai kebahagiaan
kebahagiaan yang katanya berbau taik
tapi kenapa seperti lari mengejar taik…?
Butakah? Tulikah? Bisukah?
Manusia-manusia mengaku berhati kapas
Puas dan bahagia dengan pamer air mata
Padahal mencuri kebahagiaan sejati sang cinta yang terseok,
Yang bertahan hidup dengan amunisi tidak pernah habis
Abadi dalam gaun pengantin di kardus mayat
Nisannya beraroma cinta tanpa tulisan
Adek.1:29 am
*********************************************End**********************************

benarkah cinta bak belajar naik sepeda…?
sekali bisa…seumur hidup kan tetap bisa?
walau jatuh berpeluh…mengaduh….
kan tetap bisa mencoba lagi…
ala bisa karna biasa…
cinta…ah….
seperti keluh pat-kai pada sang biksu suci…
“cinta deritanya tak ada akhir…”
atau galau Bill and Brod…
“Cintamu racun..dan tetap kuminum..”
sekali lagi…cinta…bukan misteri yang harus dipecahkan…
tapi laku yang harus dijalani…
“Gegaraning wong katresnan…”
schummy said this on June 23, 2006 at 1:32 am
ja ngresula
[marang dhiajengku.. adek]
ana kidung angidung wengi
siyat-siyut andudut ati
oalah dhiajeng
apa ta kang kok dhedher
kanthi pangudarasamu
kang kumembeng waspa
wis ta
kae lho delengen
rembulan njlarit tansah nggemateni wengi
ngenteni rahina tanpa ngresula
Lazuardy said this on June 25, 2006 at 9:28 pm
marahkah saya di 22 juni tersebut? pada siapa? ahhh…. saya amnesia…
uh… patut bersukur ato sebaliknya atas keamnesiaan ini? hehe..
adek adek said this on November 14, 2007 at 5:51 am
oalah…, cengeng ko komunal, endonesia banget!
D E A T H said this on November 23, 2007 at 9:16 am