DI GARIS KENING
Terlalu angkuh untuk janji kekuatan
Airmata pun bukan alasan untuk pengakuan sebuah kelemahan
Mengadu untuk sesuatu yang ada pada Empu
Bahkan tidak mendengar jawab
berjalan diatas rangkai jawaban tertanam jauh di dasar
Dan tak punya mampu untuk tertimbun disana mencarinya
pelan sendiri tersaruk tumit menyalikan hati
menerus jalan berperosok berwarna hitam
abai lengking binatang mendesahkan taring di sekujur
pori
menggerakkan yang dipunya mengalung dedoaan
Apapun itu aku sudah dinanti
…menjadi sesuatu…
…bertemu sesuatu…
untuk janji kekuatan yang sama
biar air mata membasah awan
biar terlukis selengkung pelangi…
karena dia.. bersamaku……
Ujung jarinya terbuka
Lengannya hangat
Dadanya damai
Menciumku di garis kening..
11:46am****************************************************


derak kaki harap kadang di ranah
pongah..
tetapi nyanyianmu penuh hati ikhlas merendah..
dayung perahu manusia acap mendendang ratap…
tapi kau senandungkan cita atas cinta maha…
rentang salah membuncah…
kata di rangkai apakah?
atas aku bersalah?
ketidak pedulian yg membuat jengah?
angkuh ku tak bisa…
paksa ku tak kuasa…
hanya doa..
tanpa dusta…
Rangkai katamu menjerembabkanku…
akan tanya padaMu…
tentang semua RahasiaMu…
atas kamu dan aku…
sumi said this on January 26, 2007 at 10:14 pm