header image
 

Lahiri said,

Dalam mata anakku aku melihat ambisi yang dulu membuatku meninggalkan—. Dalam beberapa tahun ia akan lulus dan mencari jalan hidupnya, sendirian dan tanpa perlindungan. Tetapi aku mengingatkan diriku bahwa ia mempunyai ayah yang masih hidup, serta ibu yang bahagia dan tangguh. Setiap kali ia patah semangat, aku bercerita bahwa jika aku bisa bertahan dalam tiga—, maka ia pasti bisa melalui semua rintangan. Sementara para astronaut, yang selalu dianggap pahlawan, hanya melewatkan beberapa jam di bulan, aku sudah tinggal di dunia baru ini selama lebih dari—. Aku sekarang tahu pencapaianku biasa saja. Aku bukan satu-satunya orang yang mencari keberuntungan jauh dari kampung halamannya, dan yang pasti aku bukan yang pertama. Namun tetap saja ada saat-saat ketika aku terheran-heran mengenang setiap kilometer yang kutempuh, setiap hidangan yang kusantap, setiap orang yang kukenal, setiap kamar tempat aku pernah tidur. Meski semuanya tampak biasa, ada saat-saat ketika itu semua melampaui bayanganku.
Jhumpa248 - AdekkeliatDscf0016

~ by adekkeliat on July 14, 2007.

3 Responses to “Lahiri said,”

  1. kalau kembali melalui jalan yang sama.. kadang suka gamang.. dimana dirumahku sebenarnya… aku tidak tahu

  2. disini. mmmmmungkin,
    ;p

  3. ya. disini.
    maka….
    dimudahkanlah.

Leave a Reply