online song
sekarat…
menari dalam dengung rebana akhirat
aku berdiri terbalik dengan gelembung nadi mengerat
lalu terjelempang mundur terlebam tersayat
setetes keruh air gemuk menggeliat di lipatan
terkaget dengan bulu roma terbakar uap neraka
aku tergeriap berdiri di sekat antara nyata dan maya
tersujud oleh satu nada tingi melukakan permukaan mematahkan tancapan
tajam tajam mata pisau..
seperti kue salju masuk lewat gendang telinga
muak!
mual!
sakit!
dan rebana itu masih berderentum…
akhirat semakin merayap tidak berjarak
aku disini… aku..disini…
melutut di pintuNya. mengampun di ridhaNya. menerimakasih atas yang bernyanyi
di balik punggungku…
lewat sudah. Hamdallah….
lalu bersalam untuk pintu yang belum lagi kujenguk dibaliknya.. ada bagaimana, mengapa, lalu kemudian, oleh karena itu….
Bismillah.. Ya Illahi Rabbi…
mudahkan..

Leave a Reply