seperti ini,
membuat yang hangat di balik pundak menggeletar..
sampai ke buku jari…
sampai dia menjadi sebuah sesuatu yang tak bersebut..
bebas helakan segala gerak,
sampai menyaman ke setiap pecah merah,
yang basah..yang pekat…yang segar.
bolehkah dia menjadi sesuatu yang disebut rumah…
rumah tak dikenal.
jarang dikunjung dan mengunjung, lalu selalu menjadi kuno,
dan lekat seperti menutup mata,
lalu berjalan disitu tanpa tersandung…
tidak ada bau pelitur baru..
tidak ada sesanjung kemegahan..
tidak ada gambar pugar berkilau..
…dia…bersama keapaadaan..
masih boleh menjadi tempat kerinduan
untuk segera pulang dengan segala keapaadaan..pula…
katanya…mungkin ini cinta yang tidak meninggalkan dan ditinggalkan..
ataupun, bisa saja ini bukan cinta yang tidak tersebut seperti apa…
tidak ada yang perlu terdetil.
tidak pula ternama sebagai kata sifat, kata kerja ataupun segala bahasa..
aku mencintaimu - pun tak lagi pantas kukenakan padanya…..
9/4/07

tetep pantea kok kak… pasti…someday…
LILIN said this on September 6, 2007 at 8:48 pm
cengeng…
D E A T H said this on September 13, 2007 at 11:17 am
hm…masa si lin?
someday sapa tu?
gilingan tebu?
kapan? ;D
adek adek said this on November 2, 2007 at 5:22 am
koe kue cengeng! tengah mlm nangis mbeker2!!!! huuu..ngamuuk…ngamuk, hayo! mutilasi sisan!
adek adek said this on November 2, 2007 at 5:24 am