header image
 

sesia rasa tak bernama

pernah telahkah diusir dari satu tempat…lalu tak ada nama rasa yang dirasa… sesia apa yang dijaga datang tumbuh untuknya hanya.

seperti tidak ingin pergi.. aku tidak mau pergi..

telalu bodoh tak tahu malu kalau tak indah kalimat kemuakkan atas keberadaanku… pun jauh dari keinginan sesiapa nyata sia disini…kah, ya…..

aku ingin marah. pada siapa? pada yang terbuta niat hati? lalu ku sekerjap tertawa merangkai rangkai kata kata tolol di rinai cekakakan memotong motong luka sembunyi hingga tak meluka…

kukira aku akan tak terluka, kukira aku akan terus terkakak… kalimatnya bertajuk tak menyakit namun sungguh lebih dari sekedar menyakit itu.

ia sudah mengatakannya walau kemudian ia takpun bermaksud demikian.

yang membeban harus undur diri. agar tak memberat untuknya sebuah ketidak pastian seperti aku… aku,? hahahahee..yang cuma selalu tertawa dan melihat bahwa semuanya akan baik baik saja, whatever it takes, i take.

akh… sudahlah. kalau begitu maunya, maka matikanlah aku dengan cepat. sebelum menjamah kotak prematur berlampu hangat untuk inginku hidup.

agar ‘i take’ taklah menjadi sebuah tangis sebentuk cekakak di kemudian, ‘katamu’, atau mungkin tidak ‘kataku’, atau ‘kata kita’…

10:03pm 120907

~ by adekkeliat on September 12, 2007.

3 Responses to “sesia rasa tak bernama”

  1. jangan termangu disitu!!apalagi tertidur bahkan sampai bermimpi. Kemari, disini ada dunia nyata!!
    Ayo crut-hat apa curhat?

  2. woman… :P

  3. sorry, i mean… “women” :P

Leave a Reply