header image
 

terkutuk!!!

terkutuklah kamu.
datang dengan sekeranjang caci dan dina..
saat aku masih mampu dan sedang merindukanmu, setelah melewati masa
ketika kau tak tau apa itu neraka yang kau tumpah jejalkan padaku.
cukup kau bilang ‘cinta hidup mati benar-benar itu’ titik. tidak perlu kamu menyentuhi orang-orang yang aku kasihi. menilai mereka dari sisi dunia.
kamu datang dengan fragment-fragment dramamu yang terkutuk itu!!!
seperti biasa, ingin membuat aku membencimu. hm,
takkan. aku bukan kamu.
kamu, ter. ku. tuk.
tulis lagi skripnya! aku tak takut kau bilang miskin harta!!!
bahkan aku masih menyimpan dengan nyata –’o gt, :) iya gpp d. ya sudah, kalo permintaan saya tidak mungkin ya sudah.. tak apa, berarti sudah ada kesimpulan.–
lalu kau masih saja menjulur-julurkan lidah berapi madumu. jari2 berbisa wangimu!!!!
dan aku. memang cuma pura-pura tak tau. bahwa kamu, terkutuk!!!! sampai kamu mengakui sendiri kebangs****mu. terimakasih. ahirnya.
entah dimana kau punguti cctv-cctv itu. teruslah mengawasiku. kau kira dengan itu kau mampu baca hati. terimakasih. ahirnya. kau jilati nanah borokmu sendiri! didepan, mukaku!!! cukup sudah 3 tahun yg kau agung-agungkan jadi senjatamu menusukiku itu. terkutuk……!
permisi aku menenggak sunyi diwarung kopi seberang.
mungkin ada kematian yang bisa pura-pura kutangisi.
lagi. fragment ke3.

~ by adekkeliat on July 14, 2008.

Leave a Reply