mencoba pergi
Dikibaskannya sejadahnya.
Dikiranya ada yang menutupi matanya.
Dikiranya ada yang mencuri kewarasannya.
Saat dengkul dengkul mulai meneteskan airmatanya.
Mungkin saja setan setan yang tiap tengah malam dianjanginya menempel dibahunya. Meresap ke hatinya.
Ke ruhnya.
Ke inderanya.
Ke rasanya.
Ke…..
Segala yang muingkin masih dimilikinya.
Siapa tau…….
Dia melihat lebih jelas…
Diulanginya.
Diulanginya.
Di jumputinya.
Disela sela beludru merah hati.
Hijau dan abu-abu…….
‘
Ah….. mungkin hanya perlu ke dokter mata….
Hati.
Adakahhhh???!!!!!!
Coba siapa berani bilang saya masih waras!! Hah?!!!!
”’
Kukira Tuhan masih mau membaca hatiku
Dan Tuhan bilang, “iya”
”
mata.
hati.
mu adalah milikmu.
Kamu, hanya perlu… boorwater. Ini resepnya. Silakan belok kiri lurus 9m. apotiknya disitu. Have a nice day da seee ya……!!
Da cupcup muah dokter ganteng! Seeeee ya!!
‘
Hm… semoga tidak tersesat yaa….
Hm? bukan semoga lekas sembuh?
Kamu sudah.


Leave a Reply